Posted by: Sayyid Aziz | August 1, 2008

Memiliki Tetangga Miskin

Dengan tergopoh-gopoh Ani yang masih kecil itu masuk ke rumah.

“Ayah….Ibu …!!” teriaknya.

“Tetangga kita itu pasti orang miskin …..”

Si Ayah dan si Ibu sangat terkejut mendengar ucapannya itu karena sesungguhnya daerah tempat tinggal mereka adalah daerah pemukiman orang berada.

“Mengapa kamu mengatakan begitu, sayang?”

“Sebab, mereka sudah ribut hanya karena anaknya menelan uang logam lima puluh rupiah.”



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: